Ruang
Lingkup Akhlaq
Disusun
untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah ‘Tasawuf’
Dosen Pengampu :M. Yunus Bakhtiar R, M.S.I.
Disusun Oleh:
Ahamad Muwafi Nur Hasan
SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM (STAI)
KHOZINATUL ULUM BLORA
Tahun Akademik 2017/2018 M.
Semester I
BAB I
Pendahuluan
A. Latar
belakang
Secara
historis akhlaq tasawuf adalah pemandu
perjalanan hidup umat manusia agar
selamat dunia dan akhirat, itu karena akhlaq tasawuf merupakan salah satu
khazanah intelektual muslim yang kehadirannya hingga saat ini semakin
dirasakan. Tidaklah berlebihan jika misi utama kerasulan Muhammad SAW Adalah untuk menyempurnakan akhlaq yang mulia,
dan sejarah mencatat bahwa fakktor
pendukung keberhasilan dakwah beliau antara lain karena dukungan akhlaqnya yang
mulia.
Melihat betapa pentingnya akhlaq tasawuf
dalam kehidupan ini tidaklah mengherankan jika akhlaq tasawuf ditentukkan
sebagai mata kuliah yang wajib diikuti oleh kita semua. Sebagai upaya untuk
menanggulangi kemerosotan moral yang tengah dialami bangsa ini.
B. Rumusan
masalah
1. Apa
yang dimaksud dengan akhlaq ?
2. Apa
saja ruang lingkup pembahasan akhlaq?
3. Apa
manfaat mempelajari ilmu akhlaq ?
BAB II
Pembahasan
A.
Pengertian
akhlaq tasawuf
Secara bahasa akhlaq berasal dari kata artinya perangai , kebiasaan, watak, peradaban yang
baik, kata akhlaq sama dengan kata khuluq. Dasarnya adalah :
· Al
–qolam: 4
وَاِنّكَ لَعَلى
خُلُقٍ عَظِيْمٍ
Artinya:
Dan sesungguhnya kamu(muhammad) berbudi pekerti yang agung.
· Hadis
عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ
وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّ الْمُؤْمِنَ يُدْرِكُ بِحُسْنِ خُلُقِهِ دَرَجَاتِ
قَائِمِ
اللَّيْلِ صَائِمِ النَّهَارِ (مسند
أحمد)
Artinya:
Dari
Aisyah r.a Aku mendengar Nabi SAW berkata,
sungguh orang-orang yang beriman dengan akhlak baik mereka bisa mencapai
(menyamai) derajat mereka yang menghabiskan seluruh malamnya dalam sholat dan
seluruh siangnya dengan berpuasa.” (Musnad Imam Ahmad)
Kemudian dalam riwayat Tirmidzi juga rasulullah
pernah bersabda:
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
أَكْمَلُ الْمُؤْمِنِينَ إِيمَانًا أَحْسَنُهُمْ خُلُقًا وَخِيَارُكُمْ خِيَارُكُمْ
لِنِسَائِهِمْ خُلُقًا( روه الترمذي)
Artinya:
Dari Abu Hurairoh berkata:Rasulullah SAW
berkata Orang mukmin yang paling sempurana keimanannya adalah ia yang memiliki
akhlak terbaik. Yang terbaik diantara kalian yang terbaik akhlaknya kepada pasangannya (hadist
riwayat tirmidzi)[1]
Menurut istilah ada beberapa tokoh yang
mengemukakan pendapatnya, antara lain :
· Menurut
Ibnu Miskawaih akhlaq adalah sifat yang tertanam dalam jiwa yang mendorongnya untuk melaksanakan perbuataan tanpa memerlukan
pemikiran dan pertimbangan atau segala sesuatu yang sudah menjadi tabiat.
· Menurut
imam Ghozali akhlaq adalah sifat yang tertanam dalam jiwa yang menimbulkan macam
macam perbuatan yang mudah, tanpa memerlukan pemikiran dan pertimbangan. [2]
Maka akhlak dan tasawuf tidak dapat
dipisahkan ,karena dalam pembentukan suatu akhlak yang mulia diperlukan
tahapan-tahapan dalam ilmu tasawuf . Tahapan-tahapan itu sudah kita bahas
sebelumnya yaitu takhalli, tahalli, dan tajalli. Namun kita tidak dapat
mengelak lagi bahwa dalam proses pembentukan akhlak mulia kita mengambil suri
tauladan dari Nabi Muhammad SAW. Karena beliau adalah makhluk yang paling
terpuji akhlaknya.
B. Ruang
lingkup akhlaq
Ruang
lingkup akhlak terbagi menjadi tiga yaitu
1. Akhlaq
terhadap kholiq( pencipta )
Akhlak terhadap sang kholiq bukan suatu
hal yang asing bagi kita, karena sejak kita MA kita sudah mempelajarinya .
Sikap atau akhlak terhadap kholiq dimanifestasikan dalam bentuk kepatuhan
menjalankan perintah Allah dan manjauhi larangan-Nya.Berikut adalah beberapa
akhlak baik terhadap kholiq.
a) Bertaqwa
kepada Allah SWT.
b) Ikhlas
beribadah.
c) Bersyukur
terhadap nikmat Allah.
d) Sabar
dalam menghadapi cobaan dll.
2. Akhlaq
terhadap makhluq
Akhlak terhadap makhluk sangat penting,
salah satunya Dalam konteks hubungan sesama muslim, maka Rasullah SAW
mengumampakan bahwa hubungan tersebut sebagai sebuah anggota tubuh yang saling
terkait dan merasakan penderitaan jika salah satu organ tersebut mengalami
sakit. Berikut beberapa akhlak terhadap makhluq yaitu.
a) Saling
menyayangi.
b) Saling
menghormati.
c) Saling
tolong menolong.
d) Tidak
saling menyakiti.
e) Saling
menghargai sesama makhluk Tuhan YME dll.
3. Akhlaq
kepada lingkungan
Manusia
adalah makhluk Allah sejak dahulu merasa
mampu melaksanakan amanah yang diberikan Allah kepadanya baik dalam bentuk
peribadahan kepada Allah maupun memelihara bumi dan langit tersebut dari
kerusakan yang dibuat oleh tangan mereka. Berikut adalah beberapa akhlak
terhadap lingkungan .
a) Tidak
membut kerusakan pada linkungan
b) Menjaga
lingkungan dari kerusakan.
c) Merawat
keutuhan alam.
d) Mencegah
orang lain membuat kerusakan.
e) Tidak
membuang sampah sembarangan.
f) Menjaga
keseimbangan ekosistem dll.
C. Manfaat
Mempelajar Ilmu Akhlaq
Adapun manfaat mempelajari
akhlak sebagai berikut:
1. Membersihkan
hati dalam berinteraksi dengan Allah
Interaksi manusia dengan Allah dalam
bentuk ibadah tidak akan mencapai sasaran jika ia lupa terhadapnya dan tidak
disertai dengan kebersihan hati
2. Mempertinggi
akhlak manusia.
Jika hati seseorang suci, bersih, serta selalu
di sinari oleh ajaran allah dan rasulnya maka akhlak pun baik. Hal ini sejalan
dengan ajaran tasawuf yang menuntun manusia untuk menjadi pribadi muslim yang
memiliki akhlak mulia dan dapat menghilangkan akhlak tercela.
3. Menerangi
jiwa dari kegelapan
urusan materi dalm
kehidupan sangat besar pengaruhnya dalam jiwa manusia. Benturan dalam mengejar
dan mencari materi atau dalam mengejar urusan duniawi dapat menjadikan
seseorang gelap mata Misalnya mencari kekayaan dengan jalan yang tidak halal
seperti korupsi dan cara cara lain yang tidak terpuji.
4. Menjadikan
manusia menjadi makhluk yang bermoral
Aspek moral adalah
aspek yang terpenting dalam kehidupan manusia. Apabila manusia tidak
memilikinya,maka turunlah martabatnya dari manusia menjadi binatang. Dalam
akidah jika seseorng melanggar keimanan ia akan dihukum kafir di dalam fiqih,
apabila seseorang melanggar hukum dianggap fasik. Adapun dalam akhlak, apabila
seseorang melanggar ketentuan, maka dinilai telah berlaku tidak bermoral.
5. Membuat
kita lebih berhati-hati dalam bersikap
Tidak mudah memutuskan
sikap dalam menegahapi suatu masalah yang dapat menjerumuskan kita ke sesuatu
kesalahan.[3]
Bab
III
Penutup
A. Kesimpulan
Akhlak Adalah sifat yang tertanam dalam
jiwa yang menimbulkan suatu perbuatan. Akhlak juga berkaitan erat dengan
tasawuf karena dalam pembentukan akhlak yang mulia harus melalui
tahapan-tahapan dalam ilmu tasawuf. Ruanglingkup Akhlak terbaki menjadi tiga
yaitu: akhlak yerhadap kholiq, akhlak terahadap makhluk, dan akhlak terhadap
lingkungan.
B. Daftar
pustaka
Amin,Samsul
Munir. 2012. Ilmu Tasawuf. Jakarta:Amzah
http://ariantokutabatu.blogspot.co.id/2014/04/sumber-sumber-akhlak-dan-tasawuf.html
Http: // Astri
Wahyuningsih. IAIN salatiga .ac.id/2016/11/23/pengertian-dan ruang
lingkup-tasawuf
No comments:
Post a Comment